5 Indikator Forex Terbaik Untuk Analisa Teknikal

0
63
daftar xm

Setelah Anda memutuskan untuk berinvestasi di pasar forex dan mulai untuk mengelola dana investasi, maka Anda memiliki dua cara utama untuk menganalisa pasar forex yaitu analisa teknikal dan analisa fundamental. Kedua jenis analisa tersebut tidak hanya bisa digunakan di pasar forex tapi juga bisa digunakan untuk di pasar saham, emas dan obligasi. Ada banyak trader yang akhirnya menggunakan kedua analisa tersebut supaya dapat masuk dan keluar pasar forex dengan tepat.

Analisa teknikal forex adalah salah satu cara untuk menganalisa pergerakan harga mata uang yang didasarkan pada data historis, volume, dan pola grafik tersebut dengan menggunakan bantuan seperti indikator forex. Fokus utama dalam analisa teknikal adalah untuk mengetahui kemana harga akan bergerak selanjutnya apakah akan naik atau turun. Jika Anda sudah bisa menerapkan analisa ini maka akan mengetahui kemana harga bergerak dan dari sinilah Anda bisa mendapatkan profit.

Pada kesempatan ini kita akan membahas lebih dalam tentang macam-macam indikator forex terbaik yang bisa digunakan untuk melakukan analisis teknikal. Kami sudah mengumpulkan kombinasi indikator forex terbaik yang akan membantu Anda.

10 Indikator Forex Terbaik

Berikut ini kami akan jelaskan 10 indikator forex terbaik yang paling umum digunakan oleh setiap trader dan sudah teruji dapat membantu trader mendapatkan profit.

1. RSI (Relative Strength Index)
RSI atau Relative Strength Index adalah indikator forex akurat yang sering digunakan untuk membantu trader menentukan kondisi overbought/oversold, divergence positif/negative dan menentukan momentum pergerakan harga. Indikator forex terbaik ini termasuk ke dalam kelompok indikator Oscillator. Range nilai RSI berada di antara 0 hingga 100 dimana jika harga berada diatas 70 dikatakan overbought dan harga bisa berbalik turun melemah, jika dibawah 30 dikatakan oversold dan harga bisa berbalik naik menguat. Selengkapnya tentang RSI bisa kalian baca di artikel kami sebelumnya yaitu RSI Indikator forex. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

indikator forex rsi

2. Moving Average
Moving average adalah indikator teknikal yang memberikan tampilan berupa nilai rata-rata harga dalam waktu periode tertentu sehingga Anda dapat menentukan kapan harga mata uang bergerak diatas atau dibawah harga rata-rata dalam periode tertentu. Moving average terbagi menjadi 3 jenis yaitu SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average) dan WMA (Weighted Moving Average). Indikator forex paling akurat ini bermanfaat untuk memberikan informasi berupa trend harga yang sedang terjadi. Apabila kalian sudah mengetahui trend yang sedang terjadi maka langkah paling mudah adalah dengan mengikuti trend tersebut. Jika trend menguat maka anda buka posisi buy dan begitu juga sebaliknya jika trend melemah maka anda buka posisi sell. Moving Average harus digunakan bersama dengan indikator forex lainnya untuk mendapatkan sinyal forex terbaik. Selengkapnya tentang indikator ini dapat Anda lihat di artikel kami sebelumnya yaitu Moving Average Indikator Forex Akurat.

moving average

3. Stochastic Oscillator
Stochastic Oscillator adalah indikator forex populer lainnya yang paling sering digunakan oleh trader. Indikator teknikal ini digunakan untuk memberikan informasi momentum jangka pendek. Dikembangkan oleh George Lane pada tahun 1950. Cara paling mudah menggunakan indikator teknikal ini adalah dengan membeli disaat sedang oversold dan menjual disaat sedang overbought. Penentuan kondisi oversold adalah ketika garis harga di bawah 20 dan overbought jika garis harga berada diatas 80. Selengkapnya bisa anda lihat pada gambar chart di bawah ini.

stochastic oscillator

4. Moving Average Convergence Divergence (MACD)

MACD dikembangkan pertama kali oleh Gerald Appel pada sekitar akhir tahun 1970an. Ini adalah salah satu indikator teknikal forex yang paling sederhana dan mudah untuk digunakan. MACD dihitung dengan berdasarkan 12 EMA dan menegurangi 26 EMA. Garis ini akan berfluktuasi diatas dan dibawah garis tengah yang juga dikenal sebagai garis nol nilai. MACD termasuk indikator yang menggunakan metode cross average moving over dinama jika MACD berada diatas garis tengah maka pasar sedang mengalami momentum bullish. Begitu juga sebaliknya jika MACD berada dibawah garis tengah maka pasar sedang mengalami momentum bearish. Jika MACD bergerak ke arah yang berlawanan dengan harga, ini dapat menjadi pertanda bahwa pasar mungkin sedang mengalami pembalikan harga karena kehilangan momentum dan menuju ke arah trend harga yang baru.

MACD

5. ADX
Average Directional Index atau disingkat ADX adalah indikator untuk menghitung kekuatan trend dalam harga tanpa mempehatikan arah trend. ADX dikembangkan oleh J. Welles Wilder pada tahun 1978. Indikator forex ADX adalah indikator berosilasi, berkisar antara angka 0 sampai 100. Jika ADX menunjukan di bawah 20 dan kemudian melintas diatas 20 ini adalah tanda bahwa trend baru sedang terjadi. ADX berada diantara 25-40 menunjukan bahwa ada konfirmasi perubahan trend sedang terjadi. ADX diatas 40 berarti dalam trend yang sangat kuat dan bahkan jika mencapai diatas 70 maka ini adalah trend yang sangat kuat dan sangat langka.

indikator forex ADX

Kami sangat menyarankan untuk tidak mengambil keputusan investasi hanya pada satu indikator forex saja. Cara terbaiknya adalah dengan menggunakan lebih dari 2 kombinasi indikator forex dari berbagai jenis untuk mendapatkan sinyal forex akurat dan mencegah sinyal palsu. Selain itu kalian juga harus memahami lebih dalam tentang analisa teknikal forex yang bisa kalian baca di artikel kami lainnya yaitu Belajar analisa teknikal forex.

daftar xm

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here